Pages

1/01/2013

Page 1 of 365

Oh, Hai. Bagaimana dengan malam tahun barunya? Atau hari pertama di tahun 2013? menyenangkan? Ya, saya harap seperti itu. Tahun baru saya sendiri lumayan meriah. Walaupun tanpa papa dan dia. Hahaha saya ingin tertawa sendiri menulisnya. Memang kapan, ya, kita pernah merayakan tahun baru bersama? Sepertinya tidak pernah, bukan sepertinya, tapi, memang tidak pernah. Ya setidaknya, saya harap, kamu bahagia, ya. Tadi pagi, saya mengirim satu pesan untukmu, ya pastinya untuk mengucapkan selamat tahun baru. Tapi, sampai malam ini saya tidak menerima balasannya. Ya, mungkin kamu belum membacanya. Atau mungkin juga kamu tidak mau membalasnya. Apapun alasannya, saya hanya berharap keinginan saya terwujud seperti harapan terakhir di tahun 2012 semalam. Tadi saya bercerita dengan salah satu teman saya perihal saya memberikan kamu satu pesan. Dan, saya ditertawakan. Entah, saya tidak mengerti, tapi, saya sendiri juga ingin menertawakan diri saya sendiri. Tapi ada juga rasa mirisnya. Saya masih mengharapkan kehadiranmu, sedangkan saya tidak pernah tahu bagaimana perasaanmu. Cinta aneh, ya, cinta bisa membuat orang lupa dengan sekitarnya, padahal, ada banyak orang yang mencintai kita, tapi, kita tidak pernah acuh dengan orang tersebut. Kita hanya memandang satu orang, lurus, kedepan, tanpa melihat kanan, kiri, atau belakang. Tapi, saya tidak bisa menyebut perasaan ini dengan cinta, karena memang saya belum tahu pasti bagaimana perasaan saya. Ya, saya pernah membaca satu buku dan di buku tersebut ada kalimat kurang lebih seperti ini;"Cinta tidak mengenal waktu. Tapi, waktu yang tahu seberapa besar cinta itu sendiri". Ya, saya ambil kesimpulan, bahwa perasaan saya belum tentu cinta. Dan memang sepertinya bukan. Tapi, entah tahun esok, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun lagi, waktu yang akan membuktikan dan menjelaskan apa arti perasaan ini. Ah, sudahlah, jangan membicarakan tentang perasaan, karena tidak akan pernah habisnya. Dan hanya kamu yang mengerti perasaan kamu sendiri. Walaupun kamu sudah menceritakan ke orang lain, percuma saja, karena hanya kamu yang bisa merasakannya. Tapi, bukan berarti kita harus menyembunyikannya sendiri, terkadang kita memang harus berbagi, bercerita, agar kita tidak merasa sendiri. Sudahlah, tidak baik mengawali tahun baru dengan bersedih hati, lebih baik saya membereskan hati. Mengumpulkan serbuk serbuk peri. Dan, agar semuanya rapi, seperti kotak annive pertama kita. Sekian.

No comments:

Post a Comment