Mungkin hanya dengan tulisan aku bisa menitipkan pesan untukmu.
1/04/2013
Kehidupan
Hidup itu seperti menelusuri sebuah jalan. Kita akan dihadapkan tikungan tikungan yang kita tidak tahu kemana akhirnya. Kita akan dihadapkan tiga pilihan; belok kiri, belok kanan, atau lurus saja. Terkadang, kita seperti tersesat, seorang diri, atau ada yang menemani, tapi, rasanya asing. Hidup ini selalu dihadapkan oleh pilihan. Katanya, hidup itu memilih. Tapi, semua orang lupa, memilih itu sulit. Hidup itu kejam, ya, benar. Apalagi waktu yang seenaknya terus berputar tanpa mengerti perasaan kita. Kadangkala, saya merasa tersesat, seorang diri. Jalan yang saya tempuh terasa kosong, hampa, tidak ada siapa siapa. Setidaknya saya berharap ada gubuk kecil yang dapat saya tempati, atau beristirahat sejenak. Atau, setitik cahaya yang mampu membawa saya keluar dari jalan ini, paling tidak, menemani saya. Saya belum tahu apa makna kehidupan ini. Atau memang, hidup ini tidak bermakna? Entahlah. Hanya diri kita sendiri yang bisa memahami.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment