Mungkin hanya dengan tulisan aku bisa menitipkan pesan untukmu.
10/14/2017
Sekali Ini
Pernah, sekali waktu kau memintaku untuk tidak merasa bahwa aku telah memilikimu. Kelak suatu saat nanti, entah bagaimana kita menjalani hidup ini. Sia - sia kah selama ini yang aku jalani? Atau adakah kisah yang menggembirakan dahulu yang mampu kumiliki kembali. Tersenyumlah karena ku satu kali saja dalam hidupmu. Agar aku tahu; jika tak mampu memilikimu, aku telah mampu membuat mu tersenyum meski hanya satu kali. Kelak, bagaimana perempuan yang akan kau pilih? Semoga tak ada lagi perempuan yang mengecewakanmu. Sehingga ragu itu tak pernah kau miliki lagi. Adakah penyesalan yang kau miliki nantinya jika kelak kau tak bersama ku kembali? Seperti kau menyesal telah meninggalkan dia dahulu. Jika perjuangan ini tak memiliki titik yang membahagiakan, pada jalan mana harus kuselesaikan. Sebab dengan melihat matamu aku kembali jatuh pada lubang yang sama.
Subscribe to:
Posts (Atom)