Apa yang aku rasakan, perlukah kau kuberi tahu? Sebab yang ku tahu, sekalipun kau tahu itu tidak akan merubah apapun dari dirimu. Biarkan yang ku rasa menjadi urusanku, namun bahagiamu selalu menjadi tujuanku.
Bagaimana pun jalannya, jika itu menujumu, akan aku usahakan.
Aku sudah tidak peduli lagi dengan perasaan ku sendiri. Sesakit ini, sedalam ini, jika itu membuatmu bahagia, aku akan menerimanya. Biar lah aku mengalah agar kau tetap gagah. Tidak perlu pedulikan perasaan ku, karena bahagiamu selalu yang utama.
Mungkin hanya dengan tulisan aku bisa menitipkan pesan untukmu.
4/02/2017
Ketika kita memutuskan untuk berkomitmen dengan seseorang, berarti kita juga harus memutuskan untuk berani mengalah. Mengalah untuk kepentingan bersama. Mengalah untuk melepaskan hal - hal yang sebenarnya sangat kamu inginkan. Mengalah untuk memberikan apa yang kamu punya untuknya. Mengalahkan ego mu. Mengalahkan perasaan mu.
Mengalah bukan lah pekara yang mudah, terlebih melepaskan apa yang benar - benar kamu sukai. Seolah kamu mempertaruhkan perasaanmu untuknya.
Di samping pengorbananmu untuk mengalah, kamu akan dihadapi hal - hal yang lebih berat lagi. Semisal rasa tidak terima yang dilakukan olehnya terhadapmu. Mungkin kamu akan merasa apa yang kamu berikan untuknya hanyalah sia - sia. Mungkin barangkali ada sikapnya yang tidak kamu senangi, dan sekali lagi, kamu harus mengalah dan memutuskan untuk mengertinya.
Mengalah bukan lah pekara yang mudah, terlebih melepaskan apa yang benar - benar kamu sukai. Seolah kamu mempertaruhkan perasaanmu untuknya.
Di samping pengorbananmu untuk mengalah, kamu akan dihadapi hal - hal yang lebih berat lagi. Semisal rasa tidak terima yang dilakukan olehnya terhadapmu. Mungkin kamu akan merasa apa yang kamu berikan untuknya hanyalah sia - sia. Mungkin barangkali ada sikapnya yang tidak kamu senangi, dan sekali lagi, kamu harus mengalah dan memutuskan untuk mengertinya.
Subscribe to:
Posts (Atom)