Karena akan selalu ada makna tersirat disetiap kalimat.
Mungkin hanya dengan tulisan aku bisa menitipkan pesan untukmu.
10/14/2017
Sekali Ini
Pernah, sekali waktu kau memintaku untuk tidak merasa bahwa aku telah memilikimu. Kelak suatu saat nanti, entah bagaimana kita menjalani hidup ini. Sia - sia kah selama ini yang aku jalani? Atau adakah kisah yang menggembirakan dahulu yang mampu kumiliki kembali. Tersenyumlah karena ku satu kali saja dalam hidupmu. Agar aku tahu; jika tak mampu memilikimu, aku telah mampu membuat mu tersenyum meski hanya satu kali. Kelak, bagaimana perempuan yang akan kau pilih? Semoga tak ada lagi perempuan yang mengecewakanmu. Sehingga ragu itu tak pernah kau miliki lagi. Adakah penyesalan yang kau miliki nantinya jika kelak kau tak bersama ku kembali? Seperti kau menyesal telah meninggalkan dia dahulu. Jika perjuangan ini tak memiliki titik yang membahagiakan, pada jalan mana harus kuselesaikan. Sebab dengan melihat matamu aku kembali jatuh pada lubang yang sama.
4/02/2017
Apa yang aku rasakan, perlukah kau kuberi tahu? Sebab yang ku tahu, sekalipun kau tahu itu tidak akan merubah apapun dari dirimu. Biarkan yang ku rasa menjadi urusanku, namun bahagiamu selalu menjadi tujuanku.
Bagaimana pun jalannya, jika itu menujumu, akan aku usahakan.
Aku sudah tidak peduli lagi dengan perasaan ku sendiri. Sesakit ini, sedalam ini, jika itu membuatmu bahagia, aku akan menerimanya. Biar lah aku mengalah agar kau tetap gagah. Tidak perlu pedulikan perasaan ku, karena bahagiamu selalu yang utama.
Bagaimana pun jalannya, jika itu menujumu, akan aku usahakan.
Aku sudah tidak peduli lagi dengan perasaan ku sendiri. Sesakit ini, sedalam ini, jika itu membuatmu bahagia, aku akan menerimanya. Biar lah aku mengalah agar kau tetap gagah. Tidak perlu pedulikan perasaan ku, karena bahagiamu selalu yang utama.
Ketika kita memutuskan untuk berkomitmen dengan seseorang, berarti kita juga harus memutuskan untuk berani mengalah. Mengalah untuk kepentingan bersama. Mengalah untuk melepaskan hal - hal yang sebenarnya sangat kamu inginkan. Mengalah untuk memberikan apa yang kamu punya untuknya. Mengalahkan ego mu. Mengalahkan perasaan mu.
Mengalah bukan lah pekara yang mudah, terlebih melepaskan apa yang benar - benar kamu sukai. Seolah kamu mempertaruhkan perasaanmu untuknya.
Di samping pengorbananmu untuk mengalah, kamu akan dihadapi hal - hal yang lebih berat lagi. Semisal rasa tidak terima yang dilakukan olehnya terhadapmu. Mungkin kamu akan merasa apa yang kamu berikan untuknya hanyalah sia - sia. Mungkin barangkali ada sikapnya yang tidak kamu senangi, dan sekali lagi, kamu harus mengalah dan memutuskan untuk mengertinya.
Mengalah bukan lah pekara yang mudah, terlebih melepaskan apa yang benar - benar kamu sukai. Seolah kamu mempertaruhkan perasaanmu untuknya.
Di samping pengorbananmu untuk mengalah, kamu akan dihadapi hal - hal yang lebih berat lagi. Semisal rasa tidak terima yang dilakukan olehnya terhadapmu. Mungkin kamu akan merasa apa yang kamu berikan untuknya hanyalah sia - sia. Mungkin barangkali ada sikapnya yang tidak kamu senangi, dan sekali lagi, kamu harus mengalah dan memutuskan untuk mengertinya.
2/22/2017
Cintai Aku
Sanggupkah ku bertahan
Tanpamu di sampingku
Setelah kau memutuskan kita berpisah
Serasa seumur hidupku slalu denganmu
Haruskah ku relakan haruskah ku berjalan
Tapi bayang wajahmu selalu di anganku
Karena cinta yang dulu pernah kau beri
Takkan ku lupa untuk selamanya
Cintai dan sakiti hatiku
Kalau itu dapat membawamu
Kembali ke pelukanku lagi
Aku rela memberi sgalanya untukmu
Malam yang dingin ini membuatku menangis
Melihat gambar kita yang dulu bahagia
Kemana perginya masa indah itu
Tuhan tolong kembalikan kisahku
Cintai aku sakiti aku
Kalau itu dapat membawamu
Cintai dan sakiti hatiku
Kalau itu dapat membawamu
Kembali ke pelukanku lagi
Aku rela memberi sgalanya
Cintai dan sakiti aku
Bila itu membawamu
Untuk selamanya
Kembali ke pelukanku lagi
Aku rela memberi sgalanya untukmu
Tanpamu di sampingku
Setelah kau memutuskan kita berpisah
Serasa seumur hidupku slalu denganmu
Haruskah ku relakan haruskah ku berjalan
Tapi bayang wajahmu selalu di anganku
Karena cinta yang dulu pernah kau beri
Takkan ku lupa untuk selamanya
Cintai dan sakiti hatiku
Kalau itu dapat membawamu
Kembali ke pelukanku lagi
Aku rela memberi sgalanya untukmu
Malam yang dingin ini membuatku menangis
Melihat gambar kita yang dulu bahagia
Kemana perginya masa indah itu
Tuhan tolong kembalikan kisahku
Cintai aku sakiti aku
Kalau itu dapat membawamu
Cintai dan sakiti hatiku
Kalau itu dapat membawamu
Kembali ke pelukanku lagi
Aku rela memberi sgalanya
Cintai dan sakiti aku
Bila itu membawamu
Untuk selamanya
Kembali ke pelukanku lagi
Aku rela memberi sgalanya untukmu
Perempuan masa lalunya
Kepada perempuan masa lalunya,
Kamu memanglah yang pertama mengenalnya. Pertama ada saat dia sulit, menghiburnya saat dia sedih. Kau memanglah yang pertama mengertinya. Namun, kini ia tlah bersama ku. Waktamu dahulu. Jadi, tolonglah untuk tidak mengusik posisi ku saat ini. Biarkan dia seutuhnya bersama ku. Biarkan aku yang mencoba untuk mengertinya, untuk selalu ada dihidupnya.
Kamu memanglah yang pertama mengenalnya. Pertama ada saat dia sulit, menghiburnya saat dia sedih. Kau memanglah yang pertama mengertinya. Namun, kini ia tlah bersama ku. Waktamu dahulu. Jadi, tolonglah untuk tidak mengusik posisi ku saat ini. Biarkan dia seutuhnya bersama ku. Biarkan aku yang mencoba untuk mengertinya, untuk selalu ada dihidupnya.
2/01/2017
Kamu
Tangis yang tak kau hargai. Rindu yang tak kau pedulikan. Adakah hatimu yang dingin itu sesekali merasakan cinta yang kuberikan? Kasih sayang ku semai, pernahkah kau merasa ia tumbuh dalam naluri mu? Aku bukanlah sosok yang mudah mengungkapkan. Bukan pula perempuan yang selalu memiliki kata - kata yang tepat untuk ku ucapkan. Perilaku ku alpa. Perkataan ku terbata - bata. Tapi cinta yang kumiliki tidak lah cacat.
Mataku, selalu ingin menatapmu. Telingaku, bersedia mendengar keluh kesahmu. Bibir ku, kuberikan senyum ku padamu. Pundak ku, meski tak kokoh, namun mampu menyanggamu. Tanganku, selalu mengulur kepadamu. Kakiku, tak pernah henti melangkah menujumu. Otak ku, mampu memecahkan masalah mu. Kulit ku, kan kuberikan kehangatan untuk dirimu. Hatiku, kan kuberikan seutuhnya kepadamu.
1/29/2017
Barangkali
Ada yang lebih menyedihkan dari sekedar tak bisa bersama yang kau kasihi; bersama seseorang yang kau sayangi, tapi tak bisa kau miliki seutuhnya. Kau punya fisiknya. Tapi tidak pikirannya, apalagi hatinya. Saat kau meyakini bahwa kau lah satu - satunya, namun tidak seperti itu kenyataannya. Sikap yang ia tunjukkan kepadamu hanya sekedar keharusan, bukan ketulusan. Mungkin barangkali, saat ia bersamamu, yang ia pikirkan hanyalah perempuan yang tak lebih dari masa lalunya. Mungkin barangkali, saat bersamamu, orang yang ia harapkan bukan lah dirimu. Mungkin barangkali, apa yang ia lakukan untukmu, adalah hal yang tidak ia inginkan lakukan bersamamu, melainkan perempuan itu. Mungkin barangkali, di sini, hanyalah aku yang benar - benar mengharapkannya.
Subscribe to:
Posts (Atom)