Mungkin hanya dengan tulisan aku bisa menitipkan pesan untukmu.
1/25/2013
Kehidupanku
Akan selalu ada perubahan diantara kita. Mungkin semuanya tak lagi sama seperti dulu. Mungkin semua itu hanya bagian dari masa lalu. Masa lalu memang selalu hadir dengan keindahannya. Sedangkan masa kini sering kali membuatku bersedih. Bukan berarti aku tidak menikmati detik detik ini. Hanya saja, aku merasa sepi, seorang diri. Aku merasa bahagia, tentu. Tapi, rasanya saat ini kata kebahagiaan jauh dari diriku. Mungkin aku yang tidak sadar bahwa ada sesuatu yang bisa membuatku bahagia saat ini. Tapi, rasanya aku seringkali tak mengenali diriku sendiri. Seringkali aku tersesat di sebuah labirin tanpa ujung. Seringkali aku terjatuh pada jurang terjal. Seringkali aku memasuki semak belukar. Tak ada satupun yang mendengar suaraku. Tak ada yang mendengar isakan ku. Tak ada cahaya yang membawa ku. Aku seringkali merasa takut. Lilin yang ku bawa tak cukup menemani ku. Cahaya redup bahkan tak lagi hadir untukku. Yang ada saat ini hanyalah kesunyian. Kesunyian yang entah tercipta dari mana. Aku ingin bercerita kepada yang lainnya. Hanya saja, mereka tak mendengarkannya. Aku merasa tak ada tempat untuk bercerita. Semua orang terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Mereka sering kali datang menghampiri ku, tapi, hanya untuk meminta bantuan, lalu pergi. Padahal, aku juga butuh bantuan. Aku butuh tiang untuk bersandar. Aku butuh rumah untuk berteduh. Tapi, semuanya acuh. Hanya selembar kertas yang mendengar aku. Hanya sebuah pena yang ikut bercerita denganku. Hanya ada hembusan angin yang membelai rambut ku. Kebahagiaan semu. Tak adakah sesuatu yang nyata untukku? Tak adakah warna yang lebih menghiasi selain abu abu? Putih mungkin terlalu suci untukku. Tapi, hitam nampak begitu murung. Mungkin memang abu abu yang terlihat jelas diantara jutaan warna lainnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment