Pages

12/25/2012

Puisi Senja

Senja yang tidak ada, kepada siapa aku bahagia. Apakah aku harus ikut serta dengan langit yang sedang merana?

Senja tetap ada, hanya saja ia tertutupi awan gelap. Andai kau ada disini, mungkin kau yang akan menjadi pencerahnya.

Senja kali ini terasa begitu hening. Ditambah lagi angin yang dingin. Aku hanya bisa bergeming.

Sebenarnya, tidak ada jingga sore ini. Tidak ada aku, kamu, ataupun kita. Yang ada hanyalah sepenggal cerita.

Senja kali ini terasa begitu kelabu, sama seperti ketika kau meninggalkanku

Aku tau, sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa memeluk senja meskipun aku sangat ingin memilikinya

Ku berlari mengejar senja, tak ingin kehilangannya. Namun senja berpaling, ia tenggelam. Mendatangkan malam yang kelam

Meskipun kau cepat berlalu seperti senja. Namun, perlu kau tau, biasmu masih tersimpan, dalam.

Senja, bisakah kau bertahan lebih lama lagi? mengapa kau begitu cepat berlalu, senja?tak taukah kau aku menantimu?

Tidak ada jingga sore ini. Ia tertutup oleh awan hita,. Ah, terasa semakin kelam. Apalagi mengingat malam yang geram

Senja tak pernah utuh, jingganya masih tertinggal di jejakmu yang kini membelakangiku


1 comment:

  1. ijinkan aku menjadi senja dalam hidupmu :D
    menghalangi kelam nya malam dalam hatimu :D
    menyinari hatimu dengan sisa sinarku :D
    membuat mu merasa tenang saat melihat diriku :D

    ReplyDelete