Part 3: Hari pengungkapan
Ara yang sedang asyik menonton TV tiba tiba merasakan getaran dari ponselnya. "Ra, lagi apa? Ternyata itu adalah pesan dari Ian. Kemudian Ara membalas sms tersebut "nonton tv aja, lu?" Ara merasa janggal. Tidak biasanya Ian mengirim pesan seperti itu. Mereka memang dekat, tentu, tetapi rasanya baru kali ini ia mendapat pesan seperti itu dari Ian. Tidak lama kemudian Ian membalas pesan Ara "Tiduran saja, boleh gua ngomong sesuatu?" Deg.. Ara semakin gelisah. Sepertinya akan ada hal yang serius kali ini. "Boleh, ngomong aja" balas Ara. Diseberang sana Ian sedang mengumpulkan tenaga hanya untuk mengetik beberapa kalimat untuk Ara. Sepertinya baru kali ini Ian merasakan sekali detak jantungnya memompa begitu cepat. Ada rasa gelisah menyertai dirinya "Gue suka sama lo" Hanya kalimat itu yang berhasil Ian ketik untuk Ara. Ara, yang menerima langsung pesan tersebut terkejut. Ia lalu mengucakkan matanya untuk mematiskan. Ternyata benar, itu adalah pesan dari Ian. Ara yang masih tidak yakin dengan pengakuan Ian lalu membalas sms tersebut "Ian? maksud lu apa?" Ara hanya bisa menunggu balasan dari Ian, tetapi, ia pun berharap bahwa itu benar benar Ian, bukan dibajak, atau semacamnya. "Ra, gue serius, gue suka sama lu, gue gatau kapan gue mulai suka sama lu, yang jelas, perasaan itu ada Ra, bukan hanya sekedar teman aja, tapi lebih" Ara, menerima pesan tersebut dengan bersuka cita. Baru kali ini ia merasakan gembira yang berbeda. Cintanya tidak bertepuk sebelah tangan, cintanya terbalas. Sepertinya, Ara harus mengungkapkan perasaannya juga, ia lalu cepat cepat membalas pesan Ian "Ian, percaya atau engga, gue juga sama lo". Ian tak kalah gembiranya, ternyata perasaanya terbalas "yakin, Ra?" tanya Ian memastikan. "Apakah ada yang perlu dibohongi disini?" balas Ara. Ian lega, ia lalu mengumpulkan tenaganya lagi untuk mengetik balasan "hmm.. Ra, mau engga jadi pacar gue?" Yap! Ian nembak Ara! ia ingin status hubungannya yang tadinya hanya sebatas teman, menjadi lebih dari itu. Arapun sama halnya dengan Ian, ia ingin mempunyai status yang lebih spesial. Lalu Ara membalas pesan Ian "Ya, gue mau". Mulai detik ini, hari ini, bulan ini, tahun ini, status Ara adalah IN RELATIONSHIP WITH IAN. Tidak ada yang tahu bagaimana perasaan ini. Tidak ada yang tahu seberapa gembiranya hati ini meskipun orang orang pernah mengalaminya. Kebahagiaan, rasa bersyukur ini, tidak bisa diungkapkan oleh kata kata, ia hanya bisa dirasakan.
No comments:
Post a Comment