Pages

3/08/2013

Di sepertiga malam

Di sepertiga malam, rindu belum jua menyerah
Tidak ingin mengalah,
Justru ia terus beringar bingar
Menggerogoti seonggok daging

Cahaya cahaya lampu silau
Seolah ingin menggantikan sinar mentari
Namun, tetap saja, semuanya terasa gelap, mati

Harapan harapan yang tadinya ku percaya dapat terwujud
Namun sekarang ia hanya bergantungan pada sepenggal kenangan tanpa tepi
Hanya bergantungan, tidak ada yang menghiraukan

Di sepertiga malam, aku teringat lukisan
Lukisan yang dulu pernah kau berikan
Sebagai kado ulang tahun ku
Tapi, seperti yang ku katakan sebelumnya; hanya lukisan. Benda mati.
Tidak ada yang hidup disana, kecuali kepingan masa lalu
Yang masih tersangkut pada waktu lampau

Di sepertiga malam, aku bermimpi
Bermimpi untuk bertemu denganmu lagi
Tapi, itu hanya sebatas mimpi,
Tak pernah terjadi

Di sepertiga malam, aku bercerita
Tentang manisnya kisah
saat saling mencintai

Di sepertiga malam, aku termenung
Mengingat nasib seorang diri
Dan, aku baru sadar,
Hidup ku sepi, tanpa kehadiranmu lagi.




No comments:

Post a Comment